Heldani, Erik


Seuseurian Sorangan Jiga Nu Gelo
May 28, 2009, 10:07 am
Filed under: Ga Serius

Upami ditaros, “Saha lalakon nu panglucuna ayeuna nu saban dinten nonghol di tipi?” pasti abdi mah ngajawab: FITRI TROPICA!!!

Huhuhuhuhu…. awewe nu hiji ieu teh sanes lucu jiga Jojon atanapi jiga badut (eh, da badut mah euweuh lucu-lucuna acan), si Neng Fitri teh kaluaran anyar di tipi swasta nasional. Manehna sering pisan nonghol di acara nu aya bobodoranna. Saumpamana: Prime Time, Missing Lyric, sareng Narsis.tv.

Tah, nu tiap dinten ditinton ku abdi mah nya acara nu disebutkeun kadua di luhur. Missing Lyric. Acarana teh lain acara bodor, tapi acara nyanyi biasa, ngan nu nyanyina teh sanes bisuan wungkul, seueur selebritis sanes nu tara nyanyi-nyanyi acan tiasa ngiring acara ieu. Nah, Neng Fitri ge asalnamah ngiringan nyanyi. Tapi baheula teh ngan kenging rp 2, 5 juta wungkul. Karunya nya?! Anu sanes mah aya nu nepi kenging ka Rp 100 juta. Neng Okky Lukman nu kenging Rp 100 juta teh.

Tapi ayeuna mah Fitri teh sanes janten peserta deui di Missing Lyric teh, tapi janten Co-Host. Haduuuh, Co-Host basa Sundana naon nya? Teu ngarti euy uing mah.

Pokona mun Fitri nu jadi Co-Host ngarencangan Host Irgi Fahrezi, urang kudu nonton. Rame pisan mun aya manehna. Urang sok teu kuat seuri ningali manehna ujrat-ajrut jeung gogorowokan teu puguh. Jibrut lah pokonamah.

“JAWAAAAABANNYA AAAADAAAAAAAALAAAAHHHHHH……….” Kitu tah ceuk Neng Fitri bari ngagorowok.

Taaahhh, mun manehna nonghol di Prime Time, benten deui caritana. Neng Fitri nu geulis panggeulisna sadunya teh maen janten De Rahma, budak awewe nu boga kabisa leuwih. Pokona leuwih ti batur. Cara ngomongna ge teu jiga budak sejen mun ngomong. Pasti weh aya basa Inggrisna. Jeung deuih aya… Snap snap snaaaap…. Ow My God, Whats on earth are you thinkin about?, pokona sagala rupa babasaan jiga budak gaul ayeuna.

Trus, ayeunamah mun kuring keur sono ka manehna, sok muka Blog-na, http://fitataglance.blogspot.com/search?

Mun teu disangka jadi budak autis, pasti kuring disangka jadi nu gelo kusabab sok seseurian sorangan maca tulisanna.

Teu percaya??? Sok weh baca sorangan!!!!

trus, ieu yeuh potona:

pose ajah gitu kaya cecak nemplok di kaca

pose ajah gitu kaya cecak nemplok di kaca

hahahahaha…. kuring bisa seuseurian jiga nu gelo lah mun ingat ka budak awewe ieu!



America’s Next Top Model Cycle 12
May 25, 2009, 11:57 am
Filed under: Serius

Pencarian model berbakat Amerika terus berlanjut. Tyra Banks, si pemilik dan penggagas America’s Next Top Model (ANTM), terus mencari top model generasi selanjutnya walaupun banyak menuai kritik yang menyebut acara ini mulai membosankan. Kini, acara yang yang ditayangkan di stasiun CWTV itu sudah memasuki musim ke-12. Ada 13 finalis model yang memperebutkan titel Top Model Amerika Selanjutnya. Mereka adalah Isabella Falk, Jessica Santiago, Nijah Harris, Kortnie Coles, Sandra Nyanchoka, Tahlia Brookins, London Levi-Nance, Natalie Pack, Celia Ammerman, Teyona Anderson, Aminat Ayinde, Allison Harvard, dan Fo Porter.

Setiap episode akan menampilkan usaha para model agar dapat memukau para juri yang terdiri dari supermodel Tyra Banks, fotografer Nigel Barker, pelatih runway J Alexander, supermodel asal Republik Chek Paulina Porizkova, dan satu juri tamu yang bergantian tiap episode. Ditemani Creative Director Mr Jay Manuel, para model dituntut mendapatkan foto yang baik dengan tema berbeda di tiap episode. Dan di episode lain, para model dituntut mempresentasikan iklan produk kosmetik CoverGirl. Model yang memiliki foto atau penampilan terburuk, akan dieliminasi. ANTM musim ke-12 yang mulai tayang 4 Maret 2009 ini diputar setiap hari Rabu pukul 8.00 malam.

Berbagai drama dan konflik menjadi bumbu acara ini. Salah satu yang menjadi sorotan adalah dipilihnya Tahlia Brookins yang memiliki bekas luka bakar di perut, padahal stereotipe yang selama ini berkembang adalah seorang model haruslah memiliki kulit mulus. Dengan kehadiran Tahlia, Tyra seolah berkata bahwa inner beauty-lah yang utama, bukan penampilan luar.

Keputusan Tyra Banks memang kadang mengejutkan. Di ANTM putaran 10, Tyra dan juri lain sepakat membuat Whitney Thompson sebagai pemenangnya. Whitney adalah model dengan ukuran plus pertama yang menang di ANTM. Tak hanya itu, Tyra bahkan menerima Isis King sebagai finalis ANTM, padahal Isis adalah seorang wanita transgender, walau pada akhirnya Isis tak jadi pemenangnya.

Di Episode ke-10, para model diberi kejutan berupa petualangan ke luar negeri. Seperti pada musim tayang ANTM sebelumnya, ada satu destinasi negeri di luar Amerika sebagai tujuan para model. Adapun kota dan negara tujuan ANTM dari musim pertama sampai sebelas adalah: Paris-Prancis, Milan-Italia, Tokyo-Jepang, Cape Town-Afrika Selatan, London-Inggris, Bangkok-Thailand, Barcelona-Spanyol, Sydney-Australia, Shanghai dan Beijing-China, Roma-Italia, serta Amsterdam-Belanda. Kali ini giliran Sao Paulo, Brasil yang dikunjungi. Akan tetapi di sana mereka bukan untuk bersenang-senang, melainkan untuk melanjutkan perjuangan mereka menjadi top model terbaik.

Di akhir episode, hanya ada seorang model sebagai pemenang yang berhak mendapatkan hadiah US$100 ribu, bergabung dengan Elite Model Management, muncul di sampul majalah Seventeen, dan kontrak produk kosmetik CoverGirl. Siapakah America’s Next Top Model? Erik Heldani

dimuat di harian JURNAL NASIONAL, Minggu, 3 Mei 2009



Kangaroo Jack
May 25, 2009, 11:56 am
Filed under: Serius

Apa jadinya kalau kita memegang sejumlah uang banyak namun uang itu hampir hilang dari genggaman? Sedih pastinya. Tapi, mumpung uangnya masih bisa “dikejar”, tak ada salahnya mencoba menangkapnya kembali. Itulah yang dialami sepasang sahabat Charlie Carbone (Jerry O Connel) dan Louis Fucci (Anthony Anderson).

Awalnya mereka berdua tak sengaja menabrak seekor kanguru ketika bertualang di Australia. Karena menganggap kanguru itu mati, mereka usil mendandani si kanguru dengan jaket merah milik Louis berikut kacamata hitam. Mereka pun sempat-sempatnya berfoto bersama si kanguru karena menganggap itu adalah momen-momen yang lucu. Tak dinyana, Si Jack Kanguru itu ternyata masih hidup. Dia kabur sesaat setelah siuman. Malang bagi Charlie dan Louis karena di jaket merah itulah tersimpan uang US$50 ribu. Uang itu bukan milik keduanya, melainkan titipan Salvatore Maggio (Christopher Walken), mafia kelas berat. Salvatore menugaskan Charlie untuk mengantarkan uang itu pada rekan Salvatore di pedalaman Australia, sebagai penebus kesalahan Charlie atas ulahnya yang hampir menyebabkan Salvatore tertangkap polisi.

Dengan susah payah, mereka berusaha mengejar Jack Kanguru demi mendapatkan uang titipan dari ayah tiri Charlie tersebut. Petualangan seru pun dimulai. Jack Kanguru yang semula disangka hewan jinak dan mudah ditangkap, ternyata binatang yang sangat liar, gesit, dan cerdik, seperti layaknya seseorang yang dikejar orang lain.

Pengejaran seekor kanguru di Australia itu mempertemukan Charlie dan Louis dengan Jessie (Estella Warren). Dengan sedikit sentuhan keberuntungan yang diberikan Jessie, akhirnya Jack Kanguru dapat ditangkap dan uangnya pun dapat terselamatkan. Namun, apakah Charlie dan Louis berhasil mendapatkan uangnya kembali? Siapakah Jessie sebenarnya? Apa motif Jessie menolong Charlie dan Louis? Erik Heldani

dimuat di harian JURNAL NASIONAL, Minggu, 3 Mei 2009



Hangatkan Suasana dengan Apple Pie
May 25, 2009, 11:52 am
Filed under: Serius

KOTA hujan. Begitu julukan bagi Kota Bogor. Cuaca sejuk kerap menyelubungi daerah dengan ketinggian 190-330 meter di atas permukaan laut ini. Termasuk pada Mei ini. Meskipun musim kemarau, hujan tetap turun.  Hmm….. dingin-dingin begini ada tempat nongkrong yang asik di Jalan Pangrango. Tepatnya, di PIA Apple-Pie.

Saya sering mendengar nama ini. Cukup terkenal. Namun, baru kali pertama datang ke sini. Tempatnya tak terlalu besar. Berhalamanan tempat parkir untuk dua mobil dan beberapa motor. Beberapa mobil dan motor banyak parkir di jalan.
“Para pelanggan kebanyakan berasal dari Jakarta,” kata Wiwin, Suvervisor PIA Apple-Pie.

PIA Apple-Pie yang digawangi Ibu Baby ini mencoba memanfaatkan taman depan sebagai penenang jiwa. Ada sumur dangkal dengan beberapa ikan hias air tawar berwarna-warni, bisa diciduk tangan. Juga ada kubangan di sisi kiri taman yang lebih mendekati bentuk kolam dengan ikan nila hias berukuran telapak tangan orang dewasa.

“Akang-akang selamat datang” (dormen) pun menyambut hangat tatkala kaki ini melangkah menuju kawasan berhiaskan hawu (bahasa Sunda: tungku tradisional) di kiri-kanan pintu gerbangnya. Tak tahu untuk memasak apa hawu itu disimpan di luar. Oleh si “akang selamat datang”, kami digiring menuju tempat duduk yang bebas memilih sendiri. Ada meja dengan tempat duduk biasa. Ada yang lesehan. Kami pilih lesehan agar terasa lebih Sunda, berkebalikan dengan makanan yang kami santap, pie apel dari Eropa.

first bite

first bite

Kesundaan tempat ini memang tak begitu terasa andai Wiwin tak memberitahu ada menu minuman bajigur di situ. Ini terlihat dari kepulan asap hitam yang menggosongkan dandang pemanas bajigur. Ternyata tak hanya bajigur yang asli Sunda. Ada pula bandrek apel sebagai penghangat cuaca dingin. Namun, bajigur dan bandrek di PIA Apple-Pie bisa dinikmati mulai sore hari.

hawu jeung seeng

hawu jeung seeng

Jika menyantap di tempat, dijamin kerenyahan crust penutup pie-nya kerenyes-kerenyes. Apalagi isian apel bagian dalam begitu lembut. Rasa asam-manis pas, dan bikin ketagihan. Bagi saya, saat menikmati di rumah, pie terasa tambah yummy. Ternyata crust yang sudah tak renyah malah membuatnya lebih perfect!

don't you think this is so yummy?

don

Bosan dengan rasa asam dari kue asal Eropa ini, saya putuskan menikmati sentuhan lembut puding karamel. Rasanya memang tak terlalu manis, tapi terasa pas dengan balutan fla yang tak kalah lembutnya.

Selain pie apel, ada banyak pilihan pie untuk dinikmati. Antara lain, chicken pie, chocolate pie, strawberry pie, cheese pie, serta menu terbaru: black russian pie, black chocolate pie, dan black coffee pie. Masing-masing pie memiliki ukuran small, medium, dan large. Bentuknya pun ada yang oval, love, dan jajar genjang (khusus black pie). Ada pula crust (kulit pie) tanpa isi bagi pencinta camilan garing dengan taburan kenari, keju, apel, dan kismis.

pie crust

pie crust

PIA Apple-Pie yang sudah buka sejak sembilan tahun lalu itu tak hanya andalkan pie. Juga menghadirkan salad apel, ala mode, nasi goreng apel, spageti saus apel, pisang bakar, poffertjes, yoghurt, dan sup. Ada pula camilan macam katimus dan combro. Benar-benar Eropa yang sangat Sunda!  Erik Heldani

dimuat di harian JURNAL NASIONAL, Sabtu, 23 Mei 2009



Chatt tntang perjalanan ke Bogor
May 25, 2009, 11:45 am
Filed under: Real Life

mo tau ga motau ga motau ga

21:15

sabtu kmrn kan aku kBgr sndirian

21:16

huhuhuhu….

21:16

kan sabtu kmrn teh tulisan ku tntang Pie-nya baru dimuat,

21:17

trus aku nganterin korannya k si mba wiwin

21:17

pagi2 bangun

21:17

uuuh, ga kuat ngantuk

21:17

akhrnya jm 10 deh bangunnya

21:17

trus brngktk stas manggarai

21:17

beli koran dulu 3 eks

21:18

si abangnya meni seneng bukan main

21:18

trus di manggarai nunggu kreta…

21:18

hiks lama

21:18

trus ada bbrp anak pngamen yg ribut2

21:19

trus datng pasukan trantib

21:20

mo bawa anak2 yg ribut itu

21:20

eh, tiba2 ada anak skolah yg teriak, “Jangan paaak, mreka teman2 saya….”

21:20

trus…. CUT!!!

21:21

oh, trnyata lagi latihan drama di stasiun

21:21

kurang ajar, aku tertipu

21:21

crita selanjutnya…..

21:21

trus bengong lagi

21:35

krn ga bawa kamera, maka cuma bisa baca koran yg tadi dibeli

21:35

huhuhu, padahal koran yg dibaca teh udah khatam malem sblmnya

21:36

cuma penasaran aja, baca lagi baca lagi tulisanku

21:36

hehehe

21:36

trus ada kreta yg lewat dari bgr

21:36

its coming, be prepared

its coming, be prepared

eh, ada ibu2 jatoh

21:36

duuuh, kasian skali

21:36

dia masuk gorong2 di samping rel

21:37

untung selamat

21:37

cuma kepalanya kepentok dikit

21:37

trus bengong lagi

21:37

baca berita aku lagi

21:37

trus bengong lagi

00:38

trus kreta datng

00:38

naek deh

00:38

eeehh penuuh bgt

00:38

ampe bdiri

00:38

ah, biasa lah

00:39

kbagian di tengah2

00:39

ga bisa liat kluar

00:39

tiap brhnti di stasiun…kpala mlongok k jndela (maklum lehernya kpanjangan)

00:39

ga bisa liat kluar

00:39

jadi gatau stasiun apa aja yg dilewati

00:39

fyuh….

00:40

pnumpang smakin berkurang

00:40

eh, nambah lagi

00:40

eh ada anak cewe bantet yg narik2 baju

00:40

Om, Om, aku blm makan Om….

00:40

kubentak aja: Boong luh!

00:40

iya, bener Om, belum makan…

00:40

oh belum makan. Ya beli aja!!! tadi udah dikasi duit banyak kan sm pnumpang lain???!!!!!

00:41

hihihi…abis gitu dia pergi

00:41

panggil2 Om Om lainnya

00:41

ternyata semua sasarannya tuh mas-mas gituh

00:41

fyuh lagi…

00:42

dapet tmpat duduk finally

00:42

ternyata eh ternyata

00:42

dapt tmpat duduknya pas tinggal tersisa 1 stas doang

00:42

slnjtnya nyampe sats bogor deh

00:42

turunlah

00:43

eh, pas lohor

00:43

ah, nanti dulu deh solatnya

00:43

mo buru2 sih

00:43

keluar weh

00:43

nyari angkot 03

00:43

naek,

00:43

macet

00:43

lama

00:43

lewatin istana

00:44

iiiuhhhhh,…..ada rusa….

00:44

lucuuuuu….

00:44

nympe di pangrango

00:44

jalan

00:44

ketemu sama mas2 yg kmrn (karyawan PIA)

00:44

langsung: Mas, mau ktmu Mba Wiwin….

00:44

nunggu bntar, dia kluar

00:44

eh, mas….aduuuhhh, ko dipotong sih rambutnya, kirain siapa

00:45

huhuhu, saya stress nih mba, jadi weh dipotong

00:45

ini mba korannya

00:45

maaf baru dmuat skrng

00:45

soalnya sabtu kmrnnya kan libur, jadi ga terbit

00:45

nah, sabtu lalu tuh masih ada stok berita restoka yg harus dimuat

00:46

baru bisa skrng deh dimuatnya

00:46

oke deh mba, saya mo beli chicken pie dulu

00:46

(berharap dia bilang): oh, ambil aja, ga usah beli

00:46

(tapi yg terjadi): oh silakan….

00:47

hihihihi….

00:47

akhrnya beli chickn pie

00:47

chicken pie

chicken pie

trus dia di dkt black pie lagi baca tulisanku bersama si mas pnjaganya

00:47

mba makasih ya…saya mo pulng dulu

00:47

daaahhhh….

00:48

pulang weh

00:48

krn gatau jalan, maka jalan kaki ke arah lampu merah yg dulu kita lewati

00:48

nanya ke sopir angkot 08

00:48

pa, ke terminal ga?

00:48

Oh, ngga, dari arah situ tuh! (sambil nunjuk ke arah berlawanana)

00:49

huhuhu, aku salah ngomong,

00:49

padahal mksdnya mo nanya “ke stasiun”

00:49

yg kluar dr mulut malah trminal

00:49

trus naek 08 yg lewat di depanku

00:50

nanya: pa, ke stasiun?

00:50

kata supirnya: “yuuuu,…..”

00:50

naek weh di depan pa kusir

00:50

lama….

00:50

ko jalannya muter2 sih

00:50

udah curiga sih ga bakal nyampe stasiun

00:51

pas di depan pintu masuk Kbon Raya Bgr, sopirnya nanya:

00:56

mo kmana sih mas?

00:56

stasiun pa!

00:56

oh, ini mah ga lewat.

00:56

(KURANG AZARRRRR)

00:57

turun sini aja, naek 02 dr situ.

00:57

“jalan kaki pa?”

00:57

deket ko…. (kata dia)

00:57

dalam hati sih ga percaya

00:58

akhirnya, dari depan pntu masuk kbon raya, jalan kaki mpe mol yg di hook gitu

00:58

apa sih namanya,

00:58

tau deh, pokonya yg di samping tebing

00:58

trus jalan….

00:58

angkot 02 gada yg mo brhnti

00:59

trnyata emang ga boleh

00:59

smuanya pada ngetem aga jauhan

00:59

naek weh yg udah ada 1 pnumpang

01:00

aku duduk di depan (palingnyaman sih)

01:00

tapi trnyata sopirnya bau kringet

01:01

panas bgt sih

01:01

duuuh, ngetem lama bgt!!!!

01:01

huh, bete deh

01:01

trus jalan deh

01:01

eh, ternyata ga jauh2 amat

01:01

turun di perempatan antah berantah,

01:01

trus gatau arah

01:01

HAAAAAAAAAAAA>>>>>

01:02

celingak celinguk…..

01:02

takut ada yg menghipnotis

01:02

(cerita hipnotisnya lain kali aja)

01:02

(dulu pernah kejadian pas pertama kali ke Bogor)

01:02

trus jalan gatau arah

01:02

eh, nyampe juga di pasar yg familiar

01:03

ngikutin wangi dunkin donut

01:03

nyampe juga di dunkin stasiun

01:03

beli tiket

01:03

ko beda harganya

01:03

2000

01:03

tadi mah pas berangkat ko 2500

01:03

ya udah lah

01:03

eh, kretanya udah nungguin

01:03

haduuuhhhhh…..belum solat

01:04

udah jm stngh 3

01:15

yah, biarin deh ktinggalan kreta, daripada ktinggalan solat lohor

01:16

slat deh di mushola

01:16

ga tenang solatnya, soalnya ada announce: penumpang jangan naik turun, soalnya kretanya lagi maju mundur

01:17

huhuhu, kreta yg aneh

01:17

Para pnumpang diharap pindah k kreta di peron sebelah, krn yg itu mah lagi perbaikan

01:18

huhuhuhu…penumpangnya pada pindah kreta

01:18

alhamdulillah, akhirnya solat dzuhurnya selesai

01:18

langsung buru2 naek k kreta yg udah bnyk pnumpangnya

01:18

Alhamdulillah, ga ditinggalin

01:18

berkah dari Allah bagi orang2 yg ga ninggalin solat

01:19

haus nih….

01:19

laper juga

01:19

blm makan sih dari pagi, baru makan selembar roti gandum pake selai sarikaya punya handi (selainya doang yg pny handi)

01:20

hm…aku beli minuman ah

01:20

mang…sini…beli minum

01:21

ponari swear aja ah, biar ga dehidrasi

01:21

eh, pocari swear

01:21

eh, pocari sweat

01:21

duh, panas bgt

01:28

trus ada 3 sepeda yg masuk kreta

01:28

ga cuma spedanya aja

01:28

sama yg punyanya ko

01:28

mreka gatau mo kmana

01:29

mo balik atw mo brangkat

01:29

atw mo jalan2

01:29

pokonya mreka bertiga “Bike to Work-er” deh

01:29

santai bgt lah mreka bawa speda dinaikin k kreta

01:29

trus ada announce lagi:

01:30

“para pnumpang kreta jurusan Bogor- Jakarta, dipersilakan pindah ke kereta di jalur empat, karena kereta di jalur empat akan segera berangkat”

01:31

HAAAAAAAAAAAAA TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKK

01:31

begitu lah kira2 teriakan 90% penumpang yg udah pada PW di tempat duduknya

01:31

hihihihi………

01:31

langsung aja set set set

01:31

dalam 5 detik, gw langsung lompat k kreta sebelah

01:32

eh, kretanya langsung bergerak, dalam sedetik, keretanya jalan….

01:32

meninggalkan para penumpang yang tak beruntung

01:32

termasuk para BIKERs

01:32

dan LUCKY ME….dapet tmpat duduk, tadi mah di kreta sblmnya, berdiri.hehehe

01:33

syukur alhamdulillah, kretanya kosong

01:33

ga banyak yg berdiri

01:33

duh jadi ngantuk

01:34

tapi takut kelewatan stasiunnya

01:34

trus tidur deh

01:34

eh tapi tiap nyampe di stasiun, pasti bangun

01:34

huh, nyampe stasiun manggarai tuh sbntr bgt

01:34

tapi ko beda sih stas manggarai yg sore hari

01:35

tadi siang kan tmpat duduknya cuma plat2 besi doang

01:35

sore itu ko berubah jadi ada personal chairnya, kaya kursi kopaja

01:35

jangan2 ini bukan stas manggarai (kataku dalam hati)

01:36

eh, tapi bener deng, tuh ada tulisannya

01:36

ya sud, gw keluar stas deh

01:36

nyari bis k ekantor

01:36

jauh bgt jalannya

01:36

hummm, coba tadi turun di stas cawang aja, jalannya deket ke tmpt nunggu bis

01:37

akhrnya dapt juga metro mini 49 yg k pulo gadung, yg lewat dpn kntr

01:38

lama….

01:38

eh, gw lewatin jalan surabaya

01:38

banyak yg jual tas, koper, dan sepatu

01:38

hm…kapan2 jalan ksitu ah

01:38

nyampe kntr udah sepi

01:38

tmn2 pada jalan ke pameran

01:38

eh, diskusi

01:38

eh, galeri

01:39

eh, gatau deh

01:39

pokonya gw mampir kkntr cuma mao ambil dasi pny tm

01:39

pny tmn

01:39

dasi buat malem ini gw pake ke undangan

01:39

malemnya…..

01:39

di undangan….

01:39

rame bgt

01:39

(ceritanya di lain waktu)

01:40

hehehehe…

01:40

ampe mabok makanan

01:40

segala digasak

01:40

yu…..

01:40