Filed under: Jurnal
Ini keajaiban alam,
Aku mempercayainya,
Ini keajaiban alam.
Huuuuuu….mana keajaiban alamnya? Ko ga muncul-muncul ya? Apa emang selama ini? Hehehe, si Warmon, Wermon, dan Wormon yang udah jadi kepompong itu tidak juga menunjukkan perubahan yang berarti.
Mereka masih seperti kemarin, kepompong lucu yang pendiam kalau hanya dilihat, tapi kalau disentuh-sentuh sih mereka bisa bergerak juga.
Kalau dipikir-pikir, siklus kehidupan ulat itu sangat indah ya? Sangat bermanfaat kalau diterapkan pada pola kehidupan manusia. Lahir, makan, tidur, terbang. Hehehehe, bagus apanya?
Awal mula ulat yaitu dari telur yang dihasilkan setelah sang induk kupu-kupu mengalami perkawinan. Telur yang kupu-kupu hasilkan itu disimpan di tempat yang banyak terdapat suplai makanan untuk si telur yang kelak menetas menjuadi ulat. Nah, kalau telur udah menetas, si ulatlah yang keluar. Dia tentu saja akan memakan dedaunan yang ada di sekitarnya. Wah, pintar sekali yah induk kupu-kupu itu. Tau tempat yang baik bagi snak-anaknya kelak.
Di tempat yang berlimpah makanan itulah sang ulat memulai kehidupan yang keras. Mungkin orang banyak hanya melihat bahwa ulat itu kerjaannya hanya memakan dan menghabiskan daun yang telah manusia rawat baik-baik, tapi mungkin pandangan seperti itu harus mulai kita ubah. Ulat hanya makan sampai batas ia kenyang saja.
Benar sih si ulat itu memang rakus, tapi kalau sudah kenyang, dia akan berhenti sendiri kok. Ulat akan mencapai waktu kenyangnya kira-kira selama dua minggu. Hahaha….ga nyampe deng. Tergantung jenis atau speciesnya. Nah, kalau species si Warmon, Wermon, dan Wormon, sih nyampe seminggu lebih lah.
Gw juga ga terlalu perhatikan awal mula mereka menetas sih, jadinya ga yakin usia mereka saat menajdi ulat. Tapi kini dalam kondisi kepompong, Warmon, Wermon, dan Wormon kondisinya selalu gw pantau tiap hari. Hohohoho….
Kini dua di antara mereka berwarna oranye cerah, sedangkan salah satunya berwarna oranye dengan punggung hitam gelap. Karena tempat mereka sudah dibersihkan dari kotoran dan ranting, makan kini mereka dapat bergerak bebas, berguling ke sana kemari untuk mencari tempat strategis.
Hihihihi, lagian mereka mau ngapain ya berguling-suling kaya yang gw pikirkan. Ada juga, mereka mah lagi bertapa setelah makan banyak.
Kalau manusia sih bertapa, nah kalau ulat sekarang sedang dalam bentuk kepompong. Mereka sedang merenung, akan manjadi kupu-kupu macam apa nantinya. Semoga indah!
No Comments so far
Leave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>