Heldani, Erik


Perkenalkan, Warmon, Wermon, dan Wormon! (Bag. 3)
February 6, 2009, 11:13 am
Filed under: Jurnal

Apakah binatang peliharaanku ini akan sukses melewati masa hidupnya sebagai makhluk hidup dan sebagai hewan peliharaanku?

Gw ga tau, hanya Allah SWT dan waktulah yang bisa menjawabnya.

Sedari dulu, gw yang sedikit terobsesi memiliki hewan peliharaan terhebat di dunia, menjadi sedikit pesimistis karena setiap punya binatang peliharaan, selalu diakhiri dengan perpisahan.

Perpisahan yang dimaksud adalah perpisahan untuk selamanya dan perpisahan untuk sementara tapi selamanya. Perpisahanselamanya yang pertama memang bermakna “berpisah sampai ajal memisahkan kami”. Binatang peliharaanku yang meninggalkan gw dengan cara ini akan selalu gw kenang dalam hati karena kuburnya entah di mana. Lupa nguburinnya di mana, saking banyaknya. Dan binatang yang berpisah sementara tapi untuk selamanya, apakah kita akan bertemu lagi?

Mereka adalah para kelinci yang baik hati, selalu meninggal tanpa gw tau apa penyebabnya. Apakah karena gw salah nagasih makana? Apakah karena mereka kedinginan? Atau karena mereka terlalu kecil untuk dipisahkan dengan induknya? Gw gatau.

Para kura-kura, walaupun kalian jauh berasal dari Brasil, tapi kalian lekat erat di hati gw. Kematian kalian yang sangat tragis, membuat gw jadi dendam pada yang namanya tikus. Yah, walaupun hanya satu di antara kalian yang dimakan tikus, namun si tikus akan selalu gw benci sampai kapan pun. Dan kura-kura yang lain, yang meningal karena mata kalian ga mampu melihat makanan yang ada di hadapan kalian, yang membuat kalian mati kelaparan, gw minta maaf. Seluruh daya dan upaya telah gw kerahkan supaya kalian bisa bertahan hidup.

Para hamster, si lucu berbulu lembut, maafkan ketidaknyamanan kalian atas kurangnya makanan yang gw berikan. Gw gatau, bener-bener gatau kalau kalian sangat rakus. Makanan segitu banyaknya masih kurang juga? Busyet dah. Apa harus dengan cara memakan teman sendiri supaya kalian merasa kenyang? Ataukah dengan cara memakan teman sendiri kalian melepaskan diri dari ketaknyamanan? Percayalah, gw berusaha membuat kalian senang dengan semua yang telah gw berikan. Kotak itu, roda mainan itu, kuaci itu….

Paraa kecebong mungil yang malang, mengapa tak kalian beri gw kesempatan untuk melihat kalian tumbuh, berubah menjadi katak yang menjijikan? Apakah itu balasan atas matinya saudara-saaudara kalian yang gw buang ke septik tank?

Kucing-kucingku yang paling kusayang….

Chibi, Maru, Gito, Mito, Ledger, dan Nyonyo, serta anak-anaknya Maru yang ga pernah gw kenal… Gw minta maaf yang sebesar-besarnya karena telah menyerahkan kalian pada orang lain. Itu semua gw lakukan karena gw sayang kalian. Keadaanlah yang memaksa gw melakukan itu. Andai saja kita masih dapat bersama….

Dan kini, di hati gw sedang ada tiga makhluk lembut yang tengah bermetamorfosis, sebentar lagi mereka akan membuat hidup mereka sempurna, akanmembuat gw bangga karena telah berhasil memelihara mereka sampai tuntas. ya metamorfosis sempurna, tuntas. Tapi kalian masih ada dalam perjalanan menuju itu semua. Kapankah kalian akan bebas, terbang, membuat gw iri dengan sayap-sayap kalian?

Warmon, ajari Wermon untuk cepat berubah sepertimu. Wermon lihatlah perubahan Warmon yang kini terlihat seperti kepompong sempurna. Wormon, apa yang kamu lakukan? Apa kamu tak akan mengikuti jejak Warmon dan Wermon yang kini telah berubah pada tahap kepompong? Jangan diam dan tetap berbentuk ulat seperti itu dong!

Ayolah, buat gw bangga! Cepatlah berubah! Cepatlah terbang! Bawa cita-cita gw terbang bersama kalian!




No Comments so far
Leave a comment



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>