Heldani, Erik


Mutant in Our Life
April 4, 2007, 6:37 am
Filed under: Ga Serius

Mutant in Our Life

Sudahkah Anda menonton film X-Men, X-Men 2, dan X-Men 3 The Last Stand? Kalau sudah,………….wah sama dong!!!!!!!!!!! Eh, ingat, ingat, bukan X-Men X-Men yang sembarang film yang ada X-X-nya loh. Bukan Tarzan X, bukan pula Alladin-X. Tau ga, gue udah nonton tu film (Trilogi X-Men) ampe brapa kali ya??? Hmmm paling tidak masing-masing dah ditonton 3 kali lah. Mungkin gue bisa disebut Movie Freak tapiga semua film ditonton ko. Atau mungkin gue ini X-Meners? Hehe, nama yang aneh bagi pecinta X-Men. Pokonya gue suka banget sama tu film. Apalagi film yang terakhir disebutkan, gue nontonnya ampe terengah-engah dan sampai mencucurkan air mata. Wuih, sampe segitunya???? Iya, suer. Abisnya kena banget di hati. Drama yang disajikan sungguh menyayat hati yang rapuh ini. Halah, apaan sih?!

Btw, Kalo kalian dari dulu suka sama salah satu atau salah dua dari tokoh X-Men, berarti kita jodoh dong! Eh, ngga gitu ya??? GR! Dari dulu gue suka sekali sama tokoh cewe yang namanya ROGUE, nama aslinya sih Marie apaaaaaaaaaa gitu. Waduh gawat, ngakunya fans berat dia, tapi ko gue lupa ya sama nama aslinya. Yah, pokonya dia itu yang punya kekuatan yang aneh, dia bisa menyerap energi dan kemampuan orang yang bersentuhan kulitnya dengan dia. Ih, kekuatan yang menyeramkan ya? Misalnya saja, dia pernah menyentuh si Wolferine, lalu Wolferinenya jadi semaput karena kekuatannya terserap si Rogue. Di saat yang bersamaan, cakar Wolferine tertancap di perut Rogue, tapi karena Rogue sudah menyerap kekuatan Wolferine yang dapat memulihkan tubuh sendiri, maka Rogue pun cuma luka sedikit dan langsung sembuh. Wah, enak juga ya kalo kita punya kekuatan kaya Rogue. Kita bisa menyerap kekuatan orang yang kita benci. Tapi hati-hati loh, bisa-bisa kita malah salah jalan dalam menggunakan kekuatan itu.

Ternyata eh ternyata Rogue sendiri merasa ga enak hati dan cenderung membenci kekuatannya sendiri. Ya iya lah, bayangin aja, kalo punya kekuatan kaya gitu trus mau ciuman sama yayang, bukannya malah ketagihan tuh yayang, malah pingsan. Trus tar kalo nikah, gimana bisa “begituan”? Bagi cewe, mana bisa punya bayi yang dikandung di perut sendiri? Atas alasan itu, akhirnya Rogue memilih untuk menghilangkan kemampuannya lewat penyembuhan yang diadakan oleh Ketua RT setempat. Waktu itu terjadi perdebatan dan kontroversi yang hebat antara pemerintah yang memprovokasi para mutan (sebutan untuk orang yang memiliki kekuatan dan kemampuan yang tidak biasa) agar “sembuh” dan dapat diterima di masyarakat. Maklumlah, disana

(tau deh di mana, di Amrik kali)) terjadi perselisihan antara manusia bisaa dengan para mutan. Manusia biasa menganggap bahwa para mutan adalah sampah masyarakat yang telah dikutuk oleh Tuhan sehingga menjadi tidak senormal manusia lainnya.

Kebayang dong gimana rasanya seorang Rogue yang ingin diterima masyarakat yang ingin hidup normal seperti cewe lainnya yang bisa ciuman, nikah, hamil, sampai melahirkan dan menyusui.

Apa kalian pernah melihat seseorang atau sekelompok orang yang mencoba untuk diterima oleh masyarakat tapi penerimaan masyarakat terhadap mereka tidak seperti yang diharapkan? Apakah Anda salah satu Masyarakat yang menolak kehadiran mereka? Atau malah Andalah orang yang berusaha agar diterima oleh masyarakat? Apapun dan siapapun Anda, intinya Anda adalah manusia yang sama-sama diciptakan oleh Tuhan untuk hidup di bumi ini. Baik-buruk, hitam-putih, jelek-ganteng, tinggi-pendek, sama-sama ciptaan Tuhan.

Mungkin Anda tidak sadar bahwa mereka ada di mana-mana. Ih, kayak judul sinetron. Ya, mereka ada di sekeliling kita. Mungkin Anda pernah tidak sadar mencibir tatkala melihat seseorang bertubuh mini, terlebih lagi menyebutnya (maaf) Bogel atau Boncel atau Kurcaci, atau sebutan lainnya yang mungkin dapat menyakitkan hati mereka. Atau Anda juga pernah menertawakan seseorang yang bertubuh teramat sangat gemuk dan memanggil mereka Gembrot, Raksasa, atau Kulkas dua pintu? Apapun kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri mereka adalah ciptaan Tuhan. Betul nggak, Bapak, Ibu? Mungkin saja mereka mah ga mau punya tubuh seperti itu. Kita sebagai manusia yang diberi hati seharusnya tidak menambah beban mereka dengan mengucilkannya atau menjadikan mereka sebagai bahan tertawaan.

Kasus lain yang mungkin dapat terjadi pada Anda adalah menjauhi orang yang memiliki penyakit dalam tubuhnya. Banyak orang yang merasa diperlakukan tidak menyenangkan ketika orang tahu kalo dirinya berpenyakit. Misalnya saja: masih banyak masyarakat yang menjauhi dan mengisolasi ODHA (Orang dengan HIV AIDS) dari pergaulan. Kata mereka, AIDS itu karena AIDS. Iya, AIDS itu disebabkan Akibat Itunya Dipake Sembarangan. Itunya apaan? Ya itunya, anunya, jarum suntiknya, pokoknyakan

banyak tuh penyebab orang terkena virus tsb. Kalian dah pada tau lah!

Weisss, tak hanya orang dengan AIDS saja yang bisaanya dikucilkan, tapi banyak orang dengan penyakit lain seperti panu, kadas, kudis, kurap, yang juga dianggap sampah masyarakat. Wah, siapa tuh yang ngomong kayak gitu??????????????? Tapi pasti yang ini mah banyak yang mengangguk setuju kalo orang dengan kelainan pikiran alias ber-psycologic disorder dikucilkan dari masyarakat, misalnya: (yang tingkat rendah) tukang marah-marah, pemurung, celamitan, pecicilan, banci tampil, banci foto, serta (yang high heels alias tingkat tinggi) orang gila, gay, lesbi, waria, psikopat, pembunuh bayaran, pemerkosa, koruptor (waw, bener-bener musti digantung aja tuh) dll.

Huh, ngaku aja kalo kalian sering ketakutan di jalan kalo berpapasan sama orang gila! Gue juga pernah tuh ngumpet di balik pohon pas ada Si Kumid (nama orang gila yang paling ngetop di Cisalak-Subang-Jabar). Ya gimana ga ngumpet, la dia bawa-bawa golok panjang yang mengilap bukan main. Gue cari aman aja sih bukan takut dibacok, guekan

lama di Banten. Lagian malu juga sih kalo Si Kumid tetep diliatin juga, dia

kan

sering kali terlihat seperti sedang syuting film Baywatch. Hm, lebih parah malah, ga pake selembar benang pun di tubuhnya. Barudak mah pada ketawa kalo liat yang begitu, kalo Ibu-ibu sih, wuuuuuu kegirangan liat tontonan gratis.

Itulah pengalaman gue sewaktu kecil di kampung halaman. Loh-loh-loh, ko malah jadi cerita masa kecil sih? Cerita tentang masa kecil gue mah bisa dibaca di Blog-Blog selanjutnya, termasuk cerita tentang orang gila-orang gila yang ngetop se-Kecamatan Cisalak. Dan jangan lewatkan juga tentang para wanita di kehidupan gue yang mmmmmmmmmmmmmmmbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbaaaaaaaaaaaaaaaa. MBA! Oh, ada juga cerita tentang para pembokat gue yang…..ga ada yang beres satu pun. Pokonya cerita hidup gue tuh beraneka warna seperti tinta di printer gue. Hah, cuma tiga warna dong, merah, kuning, sama biru, plus item kalo item mau dibilang warna. Ya kira-kira gitu deh.

Jadi, kesimpulan kita pada perkuliahan ini adalah: Si Kumid juga X-MEN, dia juga mutan, yang juga adalah manusia yang membutuhkan perhatian seperti kita. Hehehehe………




1 Comment so far
Leave a comment

Gak jelas nih maksud dan tujuannya. Erikkkkk. koq ceritanyajd jelek bgt endingnya! Koq ngobrolin si Kumid? Kucing yg mo km piara dah kebeli?

   ingka 04.07.07 @ 1:55 am



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>